Aku tidak akan mengucapkan selamat tinggal
Pada akhirnya itu bukanlah suatu yang esensial
Aku yakin aku tidak akan selamat dari ini kapal
Kenakan air matamu laiknya riasan
Meski itu terlalu berlebihan
Tapi seni sudah langis
Jangan menangis
Biarkan aku tenggelam
Menyelam lebih dalam
Dorong kepalaku
Cekik aku sampai karam
Melayanglah kepercayaan
Tergelincirlah kerongkongan
Hingga relung penghabisan
Begitu dingin
Tapi ini tempat aku 'kan bersemayam
Nyaman dalam kesakitan
Seperti mesin
Setiap hari aku dikekang
Bernapas 'tuk bertahan
Aku 'kan terus menanti
Mengubur segala mimpi
Dan hanya ingin berhenti
Ji elbatawi
Jakarta, September 2021
Diadaptasi dari lagu The Warning - Choke
Dua, ragam bahasa berdasarkan medianya. Yaitu lisan dan tulis. Meski sama-sama dalam konteks berbahasa, tapi setiap media memiliki keilmuan yang berbeda, terutama pada susunan kata, intonasi dan tanda baca. Fungsi intonasi dalam berbicara sama dengan fungsi tanda baca dalam menulis. Namun, yang mahir memainkan intonasi belum tentu bisa menuliskan tuturannya menjadi kalimat dengan penggunaan tanda baca yang tepat. Sedangkan yang cermat menggunakan tanda baca pasti tahu bagaimana mengintonasikan tulisannya. Akan tetapi, bahasa tulisan akan terdengar kaku jika dituturkan mentah-mentah oleh penulisnya.
Komentar
Posting Komentar