Langsung ke konten utama

Lampu Merah

 

Lampu merahnya sebentaran banget
Pengamen baru dapat dua logam gopek-an
Penanggok sumbangan masjid baru salam
Pasangan kekasih baru dua garukan dengkul
Ojek online baru cek Hp dan neduh bentaran
Sopir angkot belum beres merapikan recehan
Sales pengobatan cukup gesit sebar selebaran
Sales rokok nan seksi belum ada yang godain
Copet baru melihat target dan mepet-mepet
Emak-emak nyebrang buru-buru lari-lari kecil
Tukang kanebo belum sampai ke yang manggil
Tukang cangcimen belum ngasih kembalian
Pak Polisi belum dapat selfie apik 'tuk laporan
Pak Boss baru aja manggil bocah loper koran
Nyonya Boss masih lagi meratakan lipstiknya
Pemotor jarak jauh belum reda kesemutannya
Pramunikmat masih lagi dinego trio pemuda
Pelanggar lalu lintas tetap saja sudah nerobos
Saya belum selesai baca info konser di baliho
Sedang kamu belum juga menoleh ke arahku
Eh, sudah lampu hijau aja

Ji elbatawi
Jakarta, Desember 2020

Komentar

Postingan Populer

Email 3 Pagi

Jam 3 pagi kau mengirimkanku email Dua paragraf formal yang cukup detail Aku memastikan, "Ini benar kamu?" "Iya. Plis, aku perlu bantuan kamu." Paragraf pertama berucap salam dan maaf mengirim pesan di jam tiga Paragraf kedua memohon bantuan yang mana hanya aku yang bisa Ingin sekali kuberi syarat agar pindah ke WhatsApp Namun ini hal profesionalitas dan tanggung jawab Dan benar, hanya sebatas pekerjaan Kau berterima kasih dan berpamitan Tiada satupun pertanyaan pribadi Tiadakah kerinduan di hatimu tadi? Setidaknya kau t'lah menjawab baitku dua tahun lalu Bahwa kita kan jumpa lagi pada kebetulan yang baru Ji elbatawi Jakarta, Maret 2021

Kamu Terlalu Baik

Menjauhlah dari orang yang menganggap kamu terlalu baik. Itu hanyalah kata lain bahwa mereka tidak sanggup mengapresiasi dan menerima orang sebaik kamu dalam hidupnya. Mereka tidak sanggup melihat kamu berbuat baik kepada banyak orang terutama kepada yang lawan jenis. Mereka merasa takut. Padahal, jauh dalam lubuk hatinya, mereka menginginkan kekasih yang baik. Orang seperti itu pada akhirnya hanya akan menyakitimu, meninggalkanmu dan bersikap seolah kamu telah melakukan kesalahan. Tapi kamu tidak perlu merasa menyesal, atas ketulusan setiap perbuatan baik yang pernah kaulakukan selama ini. Bukankah orang baik hanya untuk orang baik jua?