Langsung ke konten utama

Email 3 Pagi

Jam 3 pagi kau mengirimkanku email
Dua paragraf formal yang cukup detail

Aku memastikan, "Ini benar kamu?"
"Iya. Plis, aku perlu bantuan kamu."

Paragraf pertama berucap salam dan maaf mengirim pesan di jam tiga
Paragraf kedua memohon bantuan yang mana hanya aku yang bisa

Ingin sekali kuberi syarat agar pindah ke WhatsApp
Namun ini hal profesionalitas dan tanggung jawab

Dan benar, hanya sebatas pekerjaan
Kau berterima kasih dan berpamitan

Tiada satupun pertanyaan pribadi
Tiadakah kerinduan di hatimu tadi?

Setidaknya kau t'lah menjawab baitku dua tahun lalu
Bahwa kita kan jumpa lagi pada kebetulan yang baru


Ji elbatawi
Jakarta, Maret 2021

Komentar

Postingan Populer

Ingin Berkata Kasar

Karya tulis apapun -termasuk lagu- jika tidak boleh menggunakan kata-kata kasar, itu ibarat pertandingan UFC tidak boleh melukai. What!! Kunci-kuncian alias peluk-pelukan aja gitu di atas ring?? Naa... jis. Hahaha... Kebebasan berekspresi adalah hak setiap orang, sekalipun bukan seniman. Dalam berkarya sebagai bentuk pengekspresian diri atas suatu pengalaman ada banyak sekali macam-macam sumber inspirasinya. Ya, termasuk dari hal-hal yang bersifat tidak baik. Kata-kata kasar itu ada karena sifat seperti itu memang ada. Menurutmu lebih dulu ada sifatnya atau sebutannya? Tentu sifatnya, baru kemudian kita memberikan penyebutannya. Lantas, mengapa harus dibatasi jika inspirasinya memang dari pengalaman bertemu dengan sifat-sifat negatif seperti itu?

Demonstrasi X Palang-Pintu Betawi

Menanggapi komentar "untuk apa demo", bagaimana kalau aksi demonstrasi ini saya ibaratkan dengan pernikahan. Biar lebih asik dan mudah dipahami, karena setiap kita pasti telah dan ingin menikah. Pada dasarnya seorang pria bisa saja dan sah-sah saja datang melamar dan menikah seorang diri. Tentunya kedatangan sang pria untuk meminang tersebut sudah berdasarkan hasil ta'aruf (perkenalan) yang lebih dari cukup untuk meyakinkannya. Namun, kebanyakan pihak wanita meminta sang pria untuk datang membawa keluarganya sebagai bukti keseriusan. Maka datanglah sang pria beserta keluarganya.