Langsung ke konten utama

Bahasa Lain Rindu


Kadang kita segera memberi uang pada pengamen

hanya karena kita tidak senang dengan suaranya

dan agar ia segera berlalu

Dan pada pengamen yang suaranya kita senangi

kita tidak segera memberinya

untuk menikmatinya terlebih dahulu

 

Begitu jua dengan musibah yang menimpa kita

Mungkin itu teguran untuk kita bahwa Allah rindu

akan lantunan doa kita yang sesenggukan

Sedang di kala bahagia kita hampir tidak pernah

mensyukurinya dengan setitik pun air mata

 

Dan dalam musyawarah ekonomi, misalnya

Hendaknya libatkanlah 3 golongan

kaya, menengah, dan miskin

Jika hanya libatkan orang-orang menengah ke atas

maka yang miskin akan semakin tertindas

karena yang di atas tidaklah tahu-menahu

tentang kehidupan yang keras

 

Dan kini kalian mengusik orang-orang

menengah ke bawah lagi

Apa yang sebenarnya kalian rindukan dari kami?

 

 

Ji elbatawi

Jakarta, Oktober 2020

Komentar