Langsung ke konten utama

Test: Pemanasan

Benar. Beralamatkan ”jielbatawi2" adalah karena ada yang pertamanya. Postingan terakhir di laman tersebut sudah 2 tahun lalu. Saya istirahatkan sekian lamanya karena saya mendapatkan pekerjaan formal -untuk pertama kalinya- dan saya kesulitan mengatur waktu.

Ketika saya ingin kembali mengaktifkan blog tersebut, saya sudah lupa akan password-nya. Dengan beberapa cara pemulihan, tidak berhasil. Hingga saya putuskan untuk membuat blog baru dengan karakter baru. Tentu 2 tahun masa istirahat itu teramat cukup untuk merubah karakter.

Postingan pertama ini juga saya maksudkan untuk memudahkan saya mendesain blog ini, yang mana cukup membingungkan jika masih kosong. Dan saya kira tidak perlu ada perkenalan lagi, karena kita masih bisa mampir ke blog pertama saya tersebut. Hehe.. wish me luck.

Ji elbatawi 1.0

Komentar

Postingan Populer

Email 3 Pagi

Jam 3 pagi kau mengirimkanku email Dua paragraf formal yang cukup detail Aku memastikan, "Ini benar kamu?" "Iya. Plis, aku perlu bantuan kamu." Paragraf pertama berucap salam dan maaf mengirim pesan di jam tiga Paragraf kedua memohon bantuan yang mana hanya aku yang bisa Ingin sekali kuberi syarat agar pindah ke WhatsApp Namun ini hal profesionalitas dan tanggung jawab Dan benar, hanya sebatas pekerjaan Kau berterima kasih dan berpamitan Tiada satupun pertanyaan pribadi Tiadakah kerinduan di hatimu tadi? Setidaknya kau t'lah menjawab baitku dua tahun lalu Bahwa kita kan jumpa lagi pada kebetulan yang baru Ji elbatawi Jakarta, Maret 2021

Kamu Terlalu Baik

Menjauhlah dari orang yang menganggap kamu terlalu baik. Itu hanyalah kata lain bahwa mereka tidak sanggup mengapresiasi dan menerima orang sebaik kamu dalam hidupnya. Mereka tidak sanggup melihat kamu berbuat baik kepada banyak orang terutama kepada yang lawan jenis. Mereka merasa takut. Padahal, jauh dalam lubuk hatinya, mereka menginginkan kekasih yang baik. Orang seperti itu pada akhirnya hanya akan menyakitimu, meninggalkanmu dan bersikap seolah kamu telah melakukan kesalahan. Tapi kamu tidak perlu merasa menyesal, atas ketulusan setiap perbuatan baik yang pernah kaulakukan selama ini. Bukankah orang baik hanya untuk orang baik jua?